Inspiration defined as " a feeling of encouragement that you get from someone or something, which gives you ideas about what you should do"
Kebanyakan input penggerak hidupku rupanya lebih di dominasi oleh inspirasi, lingkungan dan petualangan. Makanya, bisa dilihat juga dari postinganku selama ini, jarang sekali yang bernuansa ilmiah, sebaliknya adalah tulisan-tulisan kesan dari mengamati, mendengar-nasheed- dan merasakan (Is it because I am a girl?! hmm..).
Sebaliknya, input yang butuh ditransfer dengan effort misalnya baca buku dan belajar masih minim alias perlu dibudidayakan. Dan..aku menemukan satu istilah untuk diriku, yaitu; males mikir (hope i could get rid of it soon :D)
Well, tapi kali ini lagi pengen share tentang inspirasi, lengkapnya;
Apakah inspirasi utama dalam hidupmu?
Waktu di APU, aku pernah denger dari
Mb Mega tentang gimana photoslides bisa membuatnya sangat terinspirasi. Waktu itu, ada acara charity show dalam rangka Gempa Aceh 26 Desember 2004 di campus dengan salah satu acaranya adalah penayangan photoslides korban gempa diiringi music yang menyentuh. Dari cerita
mb mega, dia bercerita kalau ga salah begini intinya: Wah, habis liat korban yang disana... rasanya ga mau lagi beli barang-barang yang ga penting. Kan uang-uang itu, walaupun sedikit, bisa buat bantu mereka (rupanya ini asal filosofi
program kids go to school hoshiZora ya?).
-encouragement lewat photoslides that gives the idea to save for other's shake-
Babe, beliau sangat tergugah bila mendengar saudara yang baru dilanda musibah. Biasanya pasti langsung calling aku dengan bilang; makanya kita harus
strong biar bisa bantu!
-encouragement to be strong to help others-
Aku sendiri, inspirasi sejenis aku dapatkan ketika melihat orang-orang yang sedang struggling, dan most of them tentu banyak aku dapatkan di tanah air; bapak-bapak yang
nggeret gerobak, ibu-ibu membawa pikulan di pasar. 1.dapet encouragement to be strong untuk bisa bantu mereka someday.2. terinspirasi untuk mencontoh mereka yang tetap gigih dan bahagia.3.ngaca, jangan suka mengeluh!:D atau dalam istilah lain biar kita jadi bersyukur.
Selanjutnya, aku punya satu inspirasi yang sangat ampuh! I am glad if I could have this in every breath. Yaitu mengingat mati. Sudah lama sejak awal kuliah, karena lingkungan dan kesibukan, inspirasi ini sudah susah nempel di pikiran. Dan, kemarin, tiga hari berturut-turut... ko aku rasanya dikasih kesempatan untuk benar-benar membenamkan the words "kamu bakal
kembali nanti, so.. tau kan waktu nafas ini masih ada harus ngapain..?"
Bisa menebak apa? Dari beberapa momen, yang paling
ngefek adalah ketika aku melihat prosesi pemakaman. Sebelumnya turut berduka cita untuk adik dari Mb Dinar Aminarti (teladan2003-Al.Munawwir Komp.Q-Elektro2003.UGM) yang kembali ke Rahmatullah kemarin 3Juli 2008.
Kemarin, setelah mendapat sms dari teman, aku langsung melunjur ke rumah keluarga mb Dinar di Bantul. Karena datang telat, aku hanya berdiri di pinggiran di antara pelayat. Ga lama, jenazah dibawa untuk dimakamkan, disusul mb Dinar di belakang. Dan aku, langsung diajak mb Dinar ikut barisan. Dalam suasana haru namun penuh ketabahan... aku mengikuti prosesi pemakaman...
teringat kata-kata Aa Gym dalam salah satu muhasabahnya;
kadang kita berpikir... fase kematian itu milik orang lain, orang yang kita layati.
padahal, sudah jelas, kematian adalah milik kita juga. hanya tinggal nunggu..
saat tubuh digotong dan dimasukkan liang lahat... aku bayangkan.. begitulah aku besok. semua akan berakhir disana.. tubuh yang ketika hidup adalah milik kita sepenuhnya, tubuh yang jadi pemeran utama dalam aktifitas hidup sudah tak berarti apa-apa. tubuh sudah terbungkus dan saatnya kembali lagi.
saat sudah masuk lubang yang dalam..., bagaimanakah rasanya? mulai gelap? jauh orang-orang, bahkan orang yang paling kita cintai, jauh dari keluarga, sendiri...
saat papan mulai dipasang... semakin gelapkah? sudah saatnya berpisah? padahal ketika nafas masih ada..... jangankan hanya ingin bertemu dengan orang-orang yang kita sayangi, apa saja yang kita inginkan masih bisa kita buru, kita usahakan, kita lakukan. tapi tidak ketika nyawa sudah digenggam-Nya kembali.
Dan saat tanah mulai ditaburkan.... inilah waktunya...
Sebuah momen yang menghasilkan kesadaran yang dalam. Simple, dalam keadaan terbujur kaku begitulah
menungso akan kembali lagi. Kesadaran bahwa manusia itu ga ada apa-apa nya, untuk
eling apa yang seharusnya diniatkan dan dilakukan ketika masih hidup.
persiapan penuh, karena catatan waktu kapan datangnya kematian tidak tertulis di buku agenda kita. Ketika sudah
wancine, Dia akan mengambilmu kembali sewaktu-waktu.
Tapi, kembali optimis, ketika mengingat salah satu lyrics bimbo:
Kata Nabi, jangan takut mati
takutlah pada kehidupan setelah kau mati, renungkan lah itu...
Yup, mati itu pasti.
mung..., sejauh mana kita bisa membekali diri kita,
teranglah kubur bila yakin ke-tauhid-an kita
teranglah kubur bila sempurna keimanan kita terhadap utusan Allah; kanjeng nabi Muhammad
teranglah kubur dengan amal-amal sholeh
mati dengan keadaan sesuai apa yang kita usahakan ketika hidup.
dan alangkah indahnya bila setiap nafas ini mengingat mati. menciptakan kesadaran yang sesungguhnya...
seperti kata Pak Zar'an, Bapak Guru Agama Islam SMA1, orang yang cerdas itu... orang yang ingat mati yaitu orang yang tau apa-apa konsekueansi hal-hal yang akan diperbuatnya di kehidupan setelah mati nanti...
jadi, remembering death bagiku adalah... encouragement yang memberiku kesadaran maksimal tentang what I should do dan apa yang harus aku niatkan ketika masih ada nafas ini...
So, how about you? Sejauh mana
remembering death menginspirasimu?
Atau apakah inspirasi utama dalam hidupmu,
which gives you ideas about what you should do?